8 Dampak Buruk Begadang

Normalnya malam hari adalah waktu yang tepat untuk beristirahat dengan tidur. Namun faktanya, ada sebagian orang yang justru merasa lebih hidup ketika waktu memasuki malam hari. Jangankan untuk tidur, ngantuk pun enggak. 

Penyebab begadang sendiri ada berbagai macam faktor ya Sob. Bisa jadi karena faktor lingkungan, pola hidup, atau yang paling sering dialami oleh orang yang biasa begadang mungkin karena stress. Kalau sudah begini begadang menjadi sesuatu hal yang nggak dapat dihindari. Padahal seperti yang sudah kita ketahui bahwa begadang memiliki efek buruk bagi kesehatan bahkan bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti jantung.

Apa aja sih dampak negatif dari begadang? Coba simak dulu ya ...

1. Wajah tidak fresh

Yang ini sih udah jelas banget ya Sob. Orang yang sering begadang biasanya wajahnya akan nggak fresh dan cenderung kayak orang ngantuk gitu deh.

Menurut hasil penelitian dari Phil Gehrman, PhD, CBSM yang merupakan Asisten Profesor Psikiatri dan Direktur Klinis dari Program Behavioral Sleep Medicine Universitas Pennsylvania, menjelaskan bahwa tidur kurang dari enam jam perhari dapat menyebabkan tubuh lebih banyak melepaskan hormon stress dan kortisol. Kortisol dalam jumlah banyak akan berakibat memecah zat kolagen dan protein dalam kulit.

Kurang tidur juga berakibat tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan, padahal hormon tersebut sangat dibutuhkan pada saat masa pertumbuhan. Hormon pertumbuhan hanya diproduksi pada saat tidur dalam keadaan tenang, nyaman dan lelap.

2. Sulit berkonsentrasi

Berdasarkan penelitian dari Amerika dan Perancis pada tahun 2009, hal yang menjadi faktor penentu otak memproses kemampuan mengingat disebut “sharp wave ripples”. Proses ini seringkali terjadi pada saat seseorang tidur atau beristirahat. Proses tersebut juga dapat membantu mengingat memori jangka panjang yaitu dengan cara mengirim informasi dari hipokampus ke neokorteks yang terdapat di dalam otak.

Coba deh perhatikan orang di sekitar kamu atau mungkin kamu sendiri yang suka begadang. Apakah selama ini mengalami masalah untuk berkonsentrasi? Kalau iya, ada baiknya kamu mulai mengurangi begadang mulai saat ini juga.

3. Penuaan dini pada kulit

Kurang tidur yang diakibatkan oleh begadang dapat mnimbulkan efek kurang tidur kronis. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya garis-garus penuaan halus di wajah dan menjadikan kulit terlihat lebih kusam.

Waduh ... masak masuh muda udah banyak kerutan di kulit? Bikin nggak pede aja ya Sob.

Nah, kalau kamu nggak mau terlihat cepet tua, coba deh kurangi begadang dan rutinkan olahraga. In shaa Allah kulit tubuh nggak bakal cepet tua deh.

4. Daya tahan tubuh menurun

Begadang juga dapat membuat sistem imunitas dalam tubuh menuru, Sob. Jangan heran kalau misalkan orang yang suka begadang biasanya cenderung mudah kena sakit flu, demam, batuk, dll. 

Bukan tanpa sebab ya Sob. Karena tubuh pada dasarnya memerlukan waktu untuk istirahat, memperbaharui sel-sel, serta membuang racun di dalam tubuh. Tapi karena malah diforsir buat begadang dan bekerja sampe larut malam atau pagi, walhasil tubuh kita kelelahan. Walhasil tubuh jadi lebih rentan terserang virus atau penyakit.

5. Obesitas

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Brigham and Women Hospital di Boston, menyebutkan bahwa begadang akan membuat seseorang mengalami obesitas karena proses metabolisme tubuh yang lambat.

Dalam penelitian lain juga menyebutkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan peningkatan nafsu makan dan bertambahnya rasa lapar. 

So, kalau kamu punya cita-cita kurus sehat, jangan coba-coba buat begadang deh.

6. Depresi

Tahu nggak Sob, kalau kebanyakan orang yang didiagnosis depresi dan kecemasan oleh dokter, kebanyakan adalah orang-orang yang suka memotong jam tidurnya alias begadang. Nggak cuma kurang tidur sih, gangguan tidur pun bisa mengarah ke insomnia yang berkaitan banget dengan kondisi depresi.

7. Alzheimer

Penelitian yang dilakukan oleh Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc. dari University of Rochester Medical Center School of Medicine and Dentistry, New York menjelaskan bahwa keterkaitan antara kebiasaan begadang yang berakibat munculnya penyakit alzheimer.

Alzheimer sendiri merupakan penyakit pelupa atau lupa ingatan baik secara permanen maupun sementara. Alzheimer bukan penyakit menular dan biasanya menyerang lansia.

8. Meningkatkan resiko kematian

Sebuah studi yang disebut Whitehall II Study yang dilakukan oleh para peneliti di Inggris, melihat bagaimana pola tidur mempengaruhi kematian lebih dari 10.000 pegawai negeri Inggris selama dua dekade.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa tidur yang hanya berdurasi lima jam dibandingkan waktu normal, yaitu tujuh hingga sembilan jam, dapat memicu kemungkinan mengalami peningkatan risiko kematian sebesar dua kali lipat. Peningkatan risiko ini berlaku untuk semua penyebab kematian, terutama kematian yang disebabkan penyakit kardiovaskular.

Duh, serem ya Sob.

So, ada baiknya nih Sob, buat yang masih suka begadang buat mengurangi waktu begadangnya, karena tubuh kita juga punya hak untuk beristirahat.

Selain itu, coba belajar untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Melakukan olahraga ringan secara rutin, kurangi konsumsi makanan tidak sehat juga dapat membantu kamu tetap sehat.

عَÙ†ْ عَÙ„ِÙŠِّ بْÙ†ِ Ø­ُسَÙŠْÙ†ٍ Ù‚َالَ
Ù‚َالَ رَسُولُ اللَّÙ‡ِ صَÙ„َّÙ‰ اللَّÙ‡ُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…َ Ø¥ِÙ†َّ Ù…ِÙ†ْ Ø­ُسْÙ†ِ Ø¥ِسْÙ„َامِ الْÙ…َرْØ¡ِ تَرْÙƒَÙ‡ُ Ù…َا Ù„َا ÙŠَعْÙ†ِيهِ

Dari 'Ali bin Husain dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Sesungguhnya di antara ciri kebaikan keIslaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya." (HR Tirmidzi No 2240)

Wallahua'lam bishowab. Semoga bermanfaaat.

Sumber: Annida-online

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.